Kategori: Pendidikan

  • PKS Ciamis Bertemu Bupati Ciamis, Bahas Pembangunan Ciamis Ke Depan

    PKS Ciamis Bertemu Bupati Ciamis, Bahas Pembangunan Ciamis Ke Depan

    CIAMIS – (LINTAS PRIANGAN), Segenap pengurus DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ciamis bersilaturahim ke Bupati Herdiat Sunarya.

    Pertemuan yang berlangsung hangat di Pendopo Ciamis pada Senin (15/09/2025) ini tidak hanya sekadar formalitas, melainkan menjadi forum diskusi mendalam tentang arah pembangunan Ciamis ke depan.

    Kedatangan rombongan PKS ini tidak hanya untuk mempererat hubungan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap program-program pemerintah daerah yang sedang berjalan maupun yang akan digagas.

    Dikatakan Ketua DPD PKS Ciamis, H. Didi Sukardi, S.E. silaturahim ni bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ikhtiar memperkokoh kebersamaan dalam membangun daerah.

    Didi juga menyampaikan hasil Musyawarah Daerah (Musda) pada 6 September lalu sekaligus memperkenalkan jajaran pengurus baru PKS DPD Ciamis. Ia menegaskan kesiapan PKS untuk bekerja sama dengan Pemkab, termasuk meminta izin bila ke depan para pengurus melakukan kunjungan ke instansi atau dinas terkait.

    PKS juga mengusulkan sejumlah program kepada Bupati, di antaranya gagasan Magrib Mengaji agar menjadi salah satu kewajiban anak-anak di sekolah.

    Terkait kekosongan kursi Wakil Bupati Ciamis, Didi menegaskan sikap PKS yang menghormati keputusan Bupati.

    “Bagi kami, PKS sebagai partai pengusung hanya siap mendengarkan usulan Bupati,” ungkap Didi yang sering disapa KDS ini.

    Ditambahkannya siapapun  punya peluang untuk jadi wakil bupati dan dengan siapapun dia bersedia, kami menyampaikan PKS Ciamis siap mendengarkan usulan dari bapak Bupati, “Jadi tadi kita mengusulkan kepada bapak Bupati, hemat kami, sebaiknya Pak Bupati mengusung langsung nama calon wakilnya. Karena bila diserahkan ke partai, tentu masing-masing akan mengajukan kadernya,” tambah KDS.

    ”Apapun keputusannya, PKS akan tetap mengawal dan mendukung jalannya pemerintahan,” tegasnya.

    Sementara itu, Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, menyampaikan apresiasi atas kunjungan PKS.

    Menurutnya, komunikasi dan kebersamaan lintas elemen sangat penting dalam menjaga stabilitas serta memperkuat pembangunan daerah.

    “Kami menyambut baik silaturahim ini. Semoga sinergi antara pemerintah daerah dengan semua partai politik, termasuk PKS, dapat terus terjalin demi kemajuan Ciamis,” ungkap Bupati Herdiat.

    Acara diakhiri sesi foto bersama depan pendopo, dalam momen itu bupati Herdiat sempat ngejokes di depan awak media, “Ini wakil bupatinya” ucap Herdiat sambil menunjuk Didi Sukardi seraya diiringi suara riuh dan tepuk tangan yang hadir.***

  • Dukung Kaum Santri, PKS Ciamis Kembali Selenggarakan Lomba Baca Kitab Kuning

    Dukung Kaum Santri, PKS Ciamis Kembali Selenggarakan Lomba Baca Kitab Kuning

    Ciamis — Dalam rangka miladnya ke 18,  Fraksi PKS DPR RI menyelenggarakan Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK) tingkat nasional ke VI.

    DPD PKS kabupaten Ciamis berpartipasi dalam acara tersebut, hal itu dengan diselenggarakannya babak penyisihan tingkat kabupaten Ciamis yang dilaksanakan di aula DPD, minggu (04/12/2022).

    Ketua Penyelenggara Dadi Rosyadudin mengatakan peserta lomba ini diikuti 31 santri, baik daftar secara offline maupun online  “Ini menunjukan respon yang baik dalam acara lomba baca kitab kuning yang ke VI, ” Ungkap Dadi

    Dalam momen sama wakil ketua fraksi PKS DPRD kab Ciamis, H. Uus Rusdiana, SE, MH mengatakan,  kegiatan ini adalah momentum dalam menjaga tradisi membaca kitab kuning, “PKS dalam hal ini menunjukan bahwa kami dekat dengan pesantren dekat dengan umat dan membawa islam rahmatan lil alamin” Ujar Uus

    Hal senada dikatakan Ketua MPD, H. Dede Herli, S.Pt, MPd, ini salah satu kontribusi kita, bahwa kitab kuning sebagai kegiatan intelektual keilmuan di pondok pesantren dapat terjaga, juga semangat para santri untuk tetap mempelajarinya.

    “Harapannya perwakilan dari Kabupaten Ciamis menjadi juara LBKK tingkat nasional, yang mana tahun lalu Ciamis menjadi runner up di tingkat Jawa barat” Papar H. Dede Herli

    Menurut pantauan Humas PKS Ciamis, acara tersebut dihadiri beberapa anggota Fraksi, Wakil ketua DPRD H. Dede Herli, S.Pt, M.Pd, H. Didi Suryadi, M. Si, H. Uus Rusdiana, SE, MH, Ipah Huadipah, MH, Jajaran Pengurus DPD dan peserta LBKK.

    Pewarta & Editor : Humas PKS DPD Ciamis

  • Kemendikbudristek ajak masyarakat bangga gunakan produk inovasi bangsa

    Kemendikbudristek ajak masyarakat bangga gunakan produk inovasi bangsa

    foto : antaranews.com

    Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengajak masyarakat Indonesia untuk bangga menggunakan produk inovasi bangsa.

    “Kita harus membangun kebanggaan akan produk buatan Indonesia. Kita bangga dengan produk dalam negeri yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar negeri,” ujar Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof Nizam, dalam taklimat media peringatan Harteknas di Jakarta, Selasa.

    Dia menambahkan masyarakat perlu menghargai karya anak bangsa, membangun inovasi yang nantinya menumbuhkan ekonomi. Dengan kebanggaan tersebut, maka ekonomi Indonesia dapat tumbuh maju.

    Nizam menambahkan ke depan, inovasi merupakan pendorong utama kemajuan suatu bangsa. Oleh karenanya, tanpa ada kebanggaan akan sulit menghasilkan produk berbasis teknologi di dalam negeri.

    “Sekarang kita tidak bisa mengandalkan upah buruh yang murah ataupun kekayaan alam, tetapi lebih pada inovasi. Ini yang sangat perlu diakselerasi dengan memanfaatkan sumber daya yang ada,” tambah dia.

    Tema yang diangkat pada Harteknas 2021 yakni “Gotong Royong Inovasi untuk Menguatkan Bangga Buatan Indonesia”, lanjut dia, sangat penting karena inovasi produk dalam negeri muncul dari kebanggaan akan produk lokal.

    “Meskipun produknya belum betul-betul siap, tapi kita dorong untuk siap. Hari ini kita melakukan FGD, mana inovasi yang siap untuk dihilirisasi kita akselerasi, tidak dari satu sisi tapi bersama-sama dengan mitra industri,” terang dia.

    Nizam menyebutkan ada empat hal yang dibahas pada diskusi kelompok terpumpun tersebut, yakni mengenai vaksin Merah Putih, laptop Merah Putih, kendaraan listrik, dan membangun ekosistem perkawinan massal perguruan tinggi dan industri sejak dini.

    Sumber : antaranews.com

  • Museum Papua di Gelnhausen Jerman, Bukti Warga Jerman Cinta Budaya Indonesia

    Museum Papua di Gelnhausen Jerman, Bukti Warga Jerman Cinta Budaya Indonesia

    foto : kemendikbud.go.id

    Indonesia bukanlah negara yang asing bagi masyarakat Jerman. Bahkan bagi sebagian warga Jerman, Indonesia sudah menjadi tanah air kedua mereka. Dr. Werner Weiglein misalnya, ia memiliki kecintaan besar akan kebudayaan Indonesia khususnya terhadap tanah Papua.
     
    Kecintaan Weilgen terhadap tanah Papua, ia buktikan dengan mendirikan Museum Papua di Hanauer Landstraße 32, 63571 Gelnhausen, Jerman. Museum ini terletak di komplek Palais Meerholz, di mana seluruh area dipenuhi dengan nuansa ornamen khas Indonesia, sehingga merepresentasikan keindahan dan kultur Indonesia dalam bangunan.
     
    Untuk itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin, Ardi Marwan bersama Fungsi Pensosbud KJRI Frankfurt, Risa Wahyu Surya Wardhani dan Ni Putu Anggraeni menyempatkan mengunjungi Museum Papua untuk melihat koleksi museum yang disimpan di sana.
     
    “Museum ini sangat luar biasa. Ada lebih dari 800 artefak budaya dari Papua yang disimpan di sana,” disampaikan Ardi saat berkunjung ke Museum Papua pada Rabu (16/6).
     
    Ardi menuturkan koleksi-koleksi Museum Papua meliputi berbagai budaya masyarakat Papua dimulai dari patung, jimat, topeng, dan berbagai benda-benda budaya masyarakat di pulau paling timur Indonesia tersebut.
     
    Ardi menjelaskan, Weiglein adalah seorang antropolog, peneliti, petualang, dan pengusaha yang begitu mencintai Indonesia dan Papua. “Weiglein telah berkeliling mengumpulkan objek dan artefak dari Papua sejak 1979 silam dan ia juga mendirikan usaha travel di wilayah pegunungan Papua dengan hampir keseluruhan pegawainya adalah masyarakat lokal Papua,” takjubnya.
     
    Menurut Ardi, dalam kunjungannya ke Museum Papua di Jerman ini dapat membuka peluang Rumah Budaya Indonesia yang dinaungi oleh KBRI Berlin berkolaborasi dengan Museum Papua Gelnhausen. “Kami dapat melihat ada potensi untuk menggelar pertunjukan budaya atau kegiatan lainnya di sana,” harap Ardi.
     
    Selanjutnya, Ardi menyampaikan bahwa Museum Papua telah mendapatkan perhatian dari pemerintah Indonesia sejak 2015 lalu dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Periode 2014-2016, Anies Baswedan, pada 11 Oktober 2015.
     
    “Saat itu, Mendikbud Anies hadir pada acara Frankfurt Book Fair 2015, di mana Indonesia menjadi Guest of Honour atau Tamu Kehormatan. Didampingi Dubes RI untuk Republik Federasi Jerman saat itu, Fauzi Bowo dan Wali Kota Gelnhausen Thorsten Stolz,” ungkap Ardi.
     
    Setelah peresmian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Periode 2016-2019, Muhadjir Effendy didampingi Duta Besar RI untuk Republik Jerman Arif Havas Oegroseno juga berkesempatan mengunjungi Museum Papua pada 5 September 2018 (Ardi Marwan/Dennis Sugianto).
    Sumber : kemendikbud.go.id

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai