Kategori: Ekonomi Bisnis

  • OPTIMALKAN UI GREENMETRIC, UPT KBB UNIVERSITAS GALUHMATANGKAN REGULASI PENGELOLAAN SAMPAH

    OPTIMALKAN UI GREENMETRIC, UPT KBB UNIVERSITAS GALUHMATANGKAN REGULASI PENGELOLAAN SAMPAH

    CIAMIS – Universitas Galuh (Unigal) Ciamis tengah mematangkan regulasi tertulis berupa draf Prosedur
    Operasional Baku (POB) pengelolaan sampah guna mengoptimalkan penerapan program UI GreenMetric di lingkungan kampus.

    Langkah strategis ini diambil menyusul adanya penambahan
    indikator penilaian baru berbasis digitalisasi pada tahun 2026.

    Akselerasi program kampus hijau ini dipicu oleh evaluasi internal terkait adanya penumpukan sampah plastik di area kantin, serta kebutuhan legalitas formal untuk mengikat seluruh civitas akademika.

    Selain aspek regulasi, pihak universitas mengklaim telah memaksimalkan penyediaan
    fasilitas tempat sampah terpilah (organik dan anorganik) di berbagai sudut fakultas demi menekan volume limbah harian.

    Saat ditemui dalam sesi wawancara mendalam di kampus Unigal, perwakilan UPT Konservasi, Budaya, dan Bahasa (KBB) Universitas Galuh menegaskan pentingnya payung hukum tertulis yang kuat
    untuk mendukung program ini.
    “Saat ini memang belum ada kebijakan secara tertulis, tetapi sudah ada draf POB pengelolaan
    sampah yang akan diikuti dengan SK Rektor sehingga nantinya akan ada acuan resmi bagi civitas akademika,” jelas perwakilan UPT KBB tersebut.

    Ia juga menambahkan, “Mahasiswa itu agen perubahan, jadi kita tidak bisa mengandalkan satu pihak saja. Mahasiswa harus dilibatkan sejak tahap perencanaan hingga evaluasi.”

    Di sisi lain, perwakilanmahasiswa aktif Unigal, Dela Delia, memberikan sudut pandang dari sisi implementasi di lapangan. Dela menyarankan agar pihak rektorat tidak hanya fokus pada edukasi pembiasaan, melainkan juga mendekatkan fasilitas ke area berkumpulnya mahasiswa. Ia mengusulkan penyediaan refill station air minum dan titik daur ulang di setiap fakultas untuk mempermudah praktik
    gaya hidup ramah lingkungan.

    Lebih lanjut, Dela memaparkan bahwa motivasi mahasiswa akan tertular secara positif jika dosen dan rekan sejawat aktif mencontohkan perilaku menjaga kebersihan.

    Menurutnya, lingkungan kampus yang asri dan hijau terbukti secara psikologis dapat membantu menurunkan tingkat stres serta menjaga kesehatan mental mahasiswa.


    Sebagai langkah konkret penutup, Universitas Galuh ke depan akan fokus menjaga konsistens kolaborasi lintas jurusan melalui program tahunan seperti lomba “Hijau Bersih Berkelanjutan”.

    Program ini diharapkan dapat memperbarui kualitas lingkungan sekaligus mengubah perilaku civitas akademika Unigal secara permanen menuju ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.***

  • Sambut Hari Arafah, Ratusan Warga Ciamis Padati Masjid Agung untuk Mabit Bersama

    Sambut Hari Arafah, Ratusan Warga Ciamis Padati Masjid Agung untuk Mabit Bersama

    CIAMIS – Ratusan jamaah memadati Masjid Agung Ciamis sejak Senin (25/05/2026) sore. Kehadiran mereka untuk mengikuti kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) yang diselenggarakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Ciamis.

    Kegiatan spiritual yang penuh kekhusyukan ini berlangsung hingga Selasa (26/05/2026) pagi.
    Acara ini digelar momentumnya bertepatan dengan malam mulia menjelang puncak ibadah haji, yakni tanggal 8 menuju 9 Dzulhijjah 1447 H.

    Ketua DKM Masjid Agung Ciamis, DR. H. Wawan S. Arifien, M.M., menjelaskan bahwa pemilihan waktu pelaksanaan mabit ini sengaja diselaraskan dengan momentum hari Arafah, sebuah hari yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT.

    “Orang-orang yang sedang berhaji besok melaksanakan wukuf di Arafah dan mereka meminta ampunan kepada Allah SWT. Sedangkan kita yang di sini, besok akan melaksanakan puasa Arafah. Mudah-mudahan doa dan ampunan kita semua diijabah oleh Allah SWT,” ungkap H. Wawan dalam sambutannya.

    Beliau juga berharap kegiatan ini menjadi wasilah kesehatan dan peningkatan iman bagi para peserta, khususnya melalui ibadah bersama di sepertiga malam.

    “Semoga Bapak dan Ibu yang ikut mabit ini selalu sehat. Paling tidak, malam ini kita bisa fokus beribadah kepada Allah SWT untuk melaksanakan qiyamul lail (shalat malam) bareng-bareng,” tambahnya.


    Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ciamis
    Kegiatan religius ini turut mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Ciamis. Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis, Dr. Andang Firman Triadi, M.T., yang menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada pihak panitia.

    “Terima kasih kepada DKM Masjid Agung Ciamis yang telah melaksanakan dan memfasilitasi kegiatan mabit ini,” ujar Dr. Andang.

    Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum bulan Dzulhijjah atau bulan kurban ini sebagai ajang memperkuat spiritualitas yang berdampak pada kehidupan sosial.

    “Bulan ini adalah bulan qurban, mari kita pertahankan ibadah kita kepada Allah SWT. Mudah-mudahan di kesempatan mabit ini, kita semua mendapatkan ilmu yang berkah dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.


    Pewarta : Maman Nurjaman, S.M.

  • Gemakan Syiar Islam, GEMCY Gelar Kuliah Subuh Keliling di Masjid Kersikan Handapherang

    Gemakan Syiar Islam, GEMCY Gelar Kuliah Subuh Keliling di Masjid Kersikan Handapherang

    CIAMIS, Handapherang – Semangat ibadah di waktu fajar terpancar jelas di Dusun Kersikan, Desa Handapherang, Ciamis. Pada Jumat, 20 Februari 2026, Generasi Muda Ciawitaly (GEMCY) kembali melaksanakan program unggulan mereka, Kuliah Subuh Keliling antar masjid.

    ​Memasuki hari kedua pelaksanaannya, kegiatan ini bertempat di Masjid Al Hikmah dengan menghadirkan narasumber Ustad Ade Mansur Wahid. Kehadiran pemuda dan masyarakat setempat menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menghidupkan suasana subuh dengan thalabul ilmi (menuntut ilmu).

    Niat: Pondasi Utama dalam Beramal

    ​Dalam tausiyahnya, Ustad Ade Mansur Wahid menekankan betapa krusialnya peran niat dalam setiap aktivitas seorang Muslim. Beliau merujuk pada hadis masyhur mengenai keabsahan amal yang sangat bergantung pada motivasi di baliknya.

    ​”Segala amal itu sah atau sempurnanya disertai dengan niat. Tanpa niat yang tulus karena Allah, apa yang kita kerjakan bisa jadi hanya sekadar lelah tanpa nilai pahala,” ujar Ustad Ade di hadapan jamaah.

    ​Beliau juga mengingatkan bahwa niat adalah pembeda antara kebiasaan rutin (adat) dan ibadah yang bernilai spiritual.

    Peran Aktif Generasi Muda

    ​Kegiatan yang diinisiasi oleh GEMCY ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Langkah berkeliling dari masjid ke masjid dianggap sebagai cara efektif untuk:

    • Mempererat silaturahmi antar warga di wilayah Kersikan Handapherang.
    • Mengedukasi remaja agar lebih akrab dengan lingkungan masjid.
    • Menghidupkan dakwah di level akar rumput secara konsisten.

    Program Kuliah Subuh Keliling ini direncanakan akan terus berlanjut ke titik-titik masjid lainnya guna menyebarkan semangat positif di lingkungan RT 25 RW 10 Kersikan Desa Handapherang dan sekitarnya. (LINTAS PRIANGAN/MAMAN NURJAMAN, S.M)

  • Antusias! Ratusan Warga Banjaranyar Ciamis Ikuti Pawai Tarhib Ramadan, Keliling Kecamatan

    Antusias! Ratusan Warga Banjaranyar Ciamis Ikuti Pawai Tarhib Ramadan, Keliling Kecamatan

    LINTAS PRIANGAN (Ciamis) – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kecamatan Banjarnyar menyelenggarakan  Tarhib Ramadan dalam bentuk pawai taaruf dan munggahan pada Selasa (17/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh ratusan warga yang turun langsung sebagai bentuk syiar dan dakwah menyambut bulan mulia.

    Dikatakan Camat Banjaranyar Ari Angga Rianto, S.Kep., Ners., M.M acara Tarhib Ramadan ini Dalam rangka silaturahmi sapa warga untuk mengingatkan akan tibanya bulan suci Ramadan “Dan juga dalam rangka memperingati hari jadi kecamatan Banjaranyar yang ke 10,” ungkap Ari Angga.

    Camat dan ketua DMI Banjaranyar

    Dalam tempo yang sama, H. Tanu Wijaya ketua PC DMI kecamatan Banjaranyar mengatakan kegiatan ini bukan sekadar pawai, melainkan wujud kebahagiaan dan semangat kami dalam menyambut Ramadhan. 

    “Pawai Tarhib Ramadan ini, kata H. Tanu, menjadi bukti bahwa menyambut bulan suci bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan aksi nyata, syiar, dan kebersamaan,” ujar H. Tanu.

    Dengan hati gembira, ratusan peserta pawai mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengisi Ramadhan dengan tilawah Al-Qur’an, qiyamul lail, dan berbagai amal kebaikan.

    Diketahui pawai tarhib ramadan ini diikuti 50 Mobil dan 213 motor, dengan rute pawai dari Desa Cigayam, Desa Sindangrasa, Desa Langkapsari dan Cikaso dengan diiri mobil Patwal dan Ambulance. (MAMAN NURJAMAN, S.M/LINTAS PRIANGAN)

    Berikut jadwal kegiatan selama Ramadan di Banjaranyar
  • Syahdunya Ramadan di Masjid Agung Ciamis: Suara Imam Muda dan Hangatnya Pesantren Lansia

    Syahdunya Ramadan di Masjid Agung Ciamis: Suara Imam Muda dan Hangatnya Pesantren Lansia

    LINTAS PRIANGAN (CIAMIS), Menyambut fajar Ramadan 1447 H yang kian dekat, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Ciamis bergerak cepat. Tak sekadar menjadi tempat singgah, masjid kebanggaan warga Tatar Galuh ini bertransformasi menjadi pusat pembinaan iman dan laboratorium kepedulian sosial sepanjang bulan suci.

    Ketua DKM Masjid Agung Ciamis, Dr. KH Wawan S Arifin M.M, menegaskan bahwa Ramadan tahun 2026 ini harus menjadi titik balik kualitas diri.

    DR. H. Wawan menekankan pentingnya memandang Ramadan sebagai momentum strategis, bukan sekadar rutinitas kalender.

    “Ramadan adalah ru embinaan diri. Disinilah kita berproses untuk introspeksi, introspeksi, memperbaiki diri, serta memperkuat ikatan kepada Sang Pencipta dan sesama manusia,” tutur KH Wawan dengan penuh semangat.

    Rangkaian Program: Dari Pesantren Lansia hingga Imam Muda

    (Ket foto : Ikatan Remaja Masjid Yang Jadi Salah Satu Motor Even di Masjid Agung Ciamis)

    Demi memanjakan jamaah dalam beribadah, DKM telah menyusun jadwal kegiatan yang padat namun bermakna.

    Pertama, masjid akan menghidupkan suasana pagi dan sore dengan tadarus Al-Qur’an ba’da Subuh dan Ashar.

    Kedua, siraman rohani melalui kultum rutin akan menemani jamaah setiap usai salat Subuh dan Dzuhur.

    Menariknya, Masjid Agung Ciamis juga menghadirkan inovasi khusus, seperti:
    Tarawih Syahdu: Menghadirkan deretan imam muda pilihan untuk memimpin salat malam.

    Edukasi Lintas Generasi: Membuka pesantren kilat khusus bagi remaja sekaligus program pembinaan bagi lansia. (MAMAN NURJAMAN, S.M. – LINTAS PRIANGAN)

  • PKS Ciamis Memanas! Rapatkan Barisan dan Perluas Jangkauan Manfaat

    PKS Ciamis Memanas! Rapatkan Barisan dan Perluas Jangkauan Manfaat

    CIAMIS, Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) PKS Ciamis di gelar di Auditorium KH. Ahmad Dahlan Stikes Ciamis (Sabtu, 20/12/2025).

    Dengan Tagline Kokohkan Barisan, Tingkatkan Pelayanan, Raihkan Kemenangan, Rakerda ini dihadiri Aleg DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten, unsur Pengurus Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Dewan Etik Daerah (DED), jajaran Dewan Pengurus Daerah (DPD), dan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS se-Kabupaten Ciamis.

    Dikatakan Ketua DPD PKS Ciamis, H. Didi Sukardi, S.E, Rakerda ini dilaksanakan sebagai momentum vital untuk merumuskan arah, strategi, dan langkah kerja partai selama 5 tahun ke depan. 

    “Rakerda ini menjadi bagian penting dari rangkaian konsolidasi organisasi pasca Munas, Muswil, Musda, Rakernas, dan Rakerwil, sekaligus momentum penyusunan rencana strategis PKS Kabupaten Ciamis untuk lima tahun ke depan,” ungkap Didi Sukardi.

    Ditambahkan Didi Sukardi, di Rakerda ini PKS Ciamis mempunyai agenda besar, salahsatunya mengokohkan barisan, hal penting bagi struktur kita untuk memperkuat barisan supaya bisa terus bergerak.

    “Selanjutnya, bagaimana kita bisa memberikan layanan kepada masyarakat, sehingga kita menjadi manusia yang senantiasa memberikan manfaat kepada masyarakat, ” tambah Didi.

    “Ada tidaknya agenda, layanan harus tetap di laksanakan dan ditingkatkan, karena sebagaimana hadist, khoerunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia yang bermanfaat bagi orang lain” pungkas Didi Sukardi.

    ketua MPW Jabar, H. Ridwan Solihin, S.IP., M.Si (Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Barat) membuka acara ini secara resmi dengan ditandai penabuhan Gong.

    Dalam sambutannya Ridwan Solihin menyampaikan, PKS lahir untuk perkuat generasi ke depan.

    “PKS lahir bukan dari seorang ayah mantan presiden, bukan lahir manta  jenderal, bukan dari pengusaha, akan tetapi lahir dari panggilan hati nurani, untuk terlibat perbaiki generasi ke depan, jangan sampai terlahir generasi lemah, Alhamdulillah partai kita ditahun 2045 mempunyai visi Indonesia Emas,” papar Ridwan.

    Ia menambahkan Rakerda ini momentum untuk perkuat pondasi sebagai awal kita melangkah ke depan, banyak program yang dicanangkan 2026.

    “Rqkerda ini bukan ceremonial belaka, tapi kita fokus program ke depannya, kalau kita fokus, pasti dibawah kita juga akan mengikuti, karena tingkah laku kita akan diikuti oleh bawahan kita, kalau kita sungguh-sungguh Alloh Swt akan mendampingi kita” tandas Ridwan Solihin

    Komdigi PKS Ciamis

  • PKS Jabar Nyalakan ‘Api Jihad’ di RAKERWIL Bandung, Targetkan Pelayanan Prima

    PKS Jabar Nyalakan ‘Api Jihad’ di RAKERWIL Bandung, Targetkan Pelayanan Prima

    BANDUNG, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Barat melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) yang mengusung tagline Kader Sehat Pelayanan Meningkat.

    Acara dilaksanakan Sabtu dan bertepatan dengan  22 November 2025 serta bertempat di Ibu kota Provinsi Jawa Barat yaitu Bandung.

    Ketua DPW PKS Jawa Barat Iwan Setiawan, S.Sos. menyampakan, Mari kita membangun Rumah Keluarga Indonesia yang didalamnya terhimpun jiwa-jiwa yang Sakti.

    “Yang selalu menyala Api Jihad dalam dadanya bagaikan Akar yang kuat menghujam serta Todal dalam dalam berjuang menggemakan nilai-nilai Rahmatan Lil’alamien. Hingga Umat bergabung bersama kita menjadi Jawara dunia akhirat” ungkap laki-laki yang sering disapa Abah Iwan ini.

    Sumber: Humas PKS Ciamis

  • Sentuhan Kemanusiaan PKS Ciamis: Uluran Tangan untuk Korban Sengatan Listrik di Kawali

    Sentuhan Kemanusiaan PKS Ciamis: Uluran Tangan untuk Korban Sengatan Listrik di Kawali

    Di tengah rintik hujan yang membasahi sore hari, Kang Yayat — selaku Kepala Bidang Masyarakat Rentan dan Disabilitas dari DPD PKS — menyempatkan diri menjenguk salah satu warga Dusun Cikoneng, Kecamatan Kawali. Dalam kunjungan penuh kepedulian itu, beliau turut memberikan bantuan dan dukungan moral kepada Kang Dedi, yang baru saja mengalami musibah berat.

    Kisah memilukan ini bermula ketika Kang Dedi, yang bekerja memasang baja ringan bersama Kang Heri di daerah Panawangan, tanpa disadari terkena aliran listrik dari jaringan sutet yang berada di atas lokasi kerja. Padahal, pekerjaan itu sudah berlangsung selama empat hari tanpa kendala sebelumnya — sungguh kejadian yang tak disangka.

    Akibat peristiwa tersebut, kedua tangan Kang Dedi harus diamputasi. Namun di balik ujian besar ini, terpancar keteguhan hati dan kesabaran luar biasa dari Kang Dedi dan keluarganya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesabaran, dan jalan terbaik bagi beliau dan keluarganya

  • Peringatan Hari UMKM, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Perkuat Digitalisasi dan Dorong Go Internasional

    Peringatan Hari UMKM, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Perkuat Digitalisasi dan Dorong Go Internasional

    Anggota DPR RI dari Fraksi PKS asal Sumatera Barat II, Nevi Zuairina, pada Hari UMKM Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Agustus 2021, mengingatkan kembali pada pemerintah untuk memperkuat digitalisasi UMKM dan Perbaikan Data yang telah melewati proses panjang dari mulai pembahasan di Komisi VI DPR hingga rapat paripurna.

    Selain itu, kata Nevi, Pemerintah perlu mendorong UMKM di seluruh Indonesia untuk berlari mempersiapkan diri berkompetisi usaha secara internasional.

    “Apalagi saat ini, suasana pandemi COVID-19 masih sangat kental di negeri Indonesia yang mesti memacu percepatan prilaku usaha untuk dapat bertahan dan bila perlu secara perlahan bangkit untuk maju,” pungkasnya.

    Salah satu tanda kemajuannya, kata Nevi, adalah ketika pasar-pasar internasional sudah tembus yang artinya produk dari komoditas yang dihasilkan anak negeri di terima oleh masyarakat internasional.

    “Dorongan untuk penguatan Digitalisasi UMKM berbasis data tunggal ini mesti terus disuarakan, agar tidak ada moment yang terlupakan. Karena terbentuknya link and match antara UMKM dengan BUMN mesti segera terwujud. Pemerintah Jangan hanya kepada BUMN yang diberi porsi besar pada alokasi APBN. Mesti pelaku UMKM inilah yang perlu diperhatikan, karena sangat jelas membantu negara mempertahankan tumbuh kembang perekonomian bangsa”, ucap Nevi.

    Politisi PKS ini menyoroti sistem teknologi informasi dan lengkapnya infrastruktur pendukung seperti jasa antar barang yang semakin kompetitif, akan menjadi peluang usaha semakin luas tanpa batas lokasi dan waktu.

    Pemerintah, imbuh Nevi, mesti dapat bertindak cepat untuk memperkuat ekosistem para pelaku UMKM untuk masuk di dunia transaksi menggunakan internet.

    “Pandemi saat ini selain merubah pola hidup masyarakat, ada sebuah peringatan keras atas penurunan jumlah pelaku UMKM yang tadinya sejumlah 64,7 juta pelaku usaha pada tahun 2019, di tahun 2020 turun drastis hingga menjadi 34 juta pelaku usaha. Tahun 2021 ini sudah sangat nyata di lapangan, terjadi peningkatan pengangguran dan penambahan jumlah rakyat miskin baik di kota maupun di desa”, kata Nevi mempringatkan.

    Nevi menambahkan, saat ini usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja dan memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat.

    “Dengan serba ketidakpastian kondisi ekonomi negara, proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat serta dorongan pertumbuhan ekonomi semakin terhambat,” ungkapnya.

    Meskipun pertumbuhan ekonomi triwulan II tahun 2021 dilaporkan meningkat, lanjut Nevi, namun itu hanya semu belaka karena dibandingkan dengan tahun 2020 yang kondisi negara sangat minus pertumbuhannya.

    “Membangun jaringan pasar hingga ekspor mesti dapat di rintis. Peran pemerintah akan sangat penting menjadi kunci utama berhasilnya kemajuan para UMKM untuk go internasional. Tantangan dan peluang UMKM untuk go Internasional adalah pembicaraan yang sangat menarik dan harus penuh dengan ke optimisan”, pungkas Nevi Zuairina

    Sumber : fraksi.pks.id

  • Dorong Ekonomi Desa, BUMDes Muktisari Ciamis Dirikan Bank Sampah

    Dorong Ekonomi Desa, BUMDes Muktisari Ciamis Dirikan Bank Sampah

    foto: galuh.id

    BUMDes Muktisari Desa Karyamukti, Banjaranyar Ciamis membentuk Bank Sampah dengan motto Sampah Jadi Uang, Lingkungan Bersih, Hidup Lebih Bermanfaat.

    Ketua Bumdes Muktisari, Oja, menyampaikan pembentukan Bank Sampah ini berawal dari Pemdes Karyamukti membuat program tentang kebersihan lingkungan.

    Setelah adanya program tersebut, Kepala Desa kemudian datang ke Bumdes menawarkan pendirian Bank Sampah.

    “Pak Kades lalu mengajak pihak Bumdes untuk survei ke Bank Sampah Ciamis,” ujar Oja saat galuh.id menemuinya, Sabtu (7/8/2021).

    Di Ciamis, pihaknya pun mendapat bimbingan dan arahan dari Manager Bank Sampah Induk Ciamis.

    “Saya diberi bimbingan dan arahan oleh Pak Kurnia dan Bu Devi tentang bagaimana cara mengolah dan mengelola Bank Sampah,” terangnya.

    Setelah mendapat bimbingan dan arahan, pihak BUMDes Muktisari pun tertarik untuk mendirikan Bank Sampah.

    Apalagi ketika dipadukan dengan program pemdes yang sesuai dengan visi misi Kepala Desa, yaitu BUMDes merupakan pilar perekonomian desa.

    “Di situ kita lihat ada nilai usahanya. Nah, tentunya ketika BUMDes mendirikan Bank Sampah sudah jelas nyambung. Sebab BUMDes itu adalah badan usaha desa,” jelasnya.

    Lanjut Oja, yang ia garis bawahi adalah usahanya. Dalam artian, BUMDes harus berusaha agar mendapatkan keuntungan.

    “Keuntungan itu nantinya ya untuk PAD dan lain sebagainya. Itulah alasannya kenapa kita dirikan Bank Sampah,” ungkapnya.

    Meski belum genap satu bulan, namun pihaknya telah mampu mendistribusikan 700 buku tabungan warga yang menabungkan sampahnya ke BUMDes Muktisari.

    “Artinya, ada 700 orang yang peduli lingkungan yang masuk sebagai nasabah Bank Sampah,” tuturnya.

    sumber : galuh.id

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai