Penulis: Warta Warga +62

  • Peringatan Hari UMKM, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Perkuat Digitalisasi dan Dorong Go Internasional

    Peringatan Hari UMKM, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Perkuat Digitalisasi dan Dorong Go Internasional

    Anggota DPR RI dari Fraksi PKS asal Sumatera Barat II, Nevi Zuairina, pada Hari UMKM Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Agustus 2021, mengingatkan kembali pada pemerintah untuk memperkuat digitalisasi UMKM dan Perbaikan Data yang telah melewati proses panjang dari mulai pembahasan di Komisi VI DPR hingga rapat paripurna.

    Selain itu, kata Nevi, Pemerintah perlu mendorong UMKM di seluruh Indonesia untuk berlari mempersiapkan diri berkompetisi usaha secara internasional.

    “Apalagi saat ini, suasana pandemi COVID-19 masih sangat kental di negeri Indonesia yang mesti memacu percepatan prilaku usaha untuk dapat bertahan dan bila perlu secara perlahan bangkit untuk maju,” pungkasnya.

    Salah satu tanda kemajuannya, kata Nevi, adalah ketika pasar-pasar internasional sudah tembus yang artinya produk dari komoditas yang dihasilkan anak negeri di terima oleh masyarakat internasional.

    “Dorongan untuk penguatan Digitalisasi UMKM berbasis data tunggal ini mesti terus disuarakan, agar tidak ada moment yang terlupakan. Karena terbentuknya link and match antara UMKM dengan BUMN mesti segera terwujud. Pemerintah Jangan hanya kepada BUMN yang diberi porsi besar pada alokasi APBN. Mesti pelaku UMKM inilah yang perlu diperhatikan, karena sangat jelas membantu negara mempertahankan tumbuh kembang perekonomian bangsa”, ucap Nevi.

    Politisi PKS ini menyoroti sistem teknologi informasi dan lengkapnya infrastruktur pendukung seperti jasa antar barang yang semakin kompetitif, akan menjadi peluang usaha semakin luas tanpa batas lokasi dan waktu.

    Pemerintah, imbuh Nevi, mesti dapat bertindak cepat untuk memperkuat ekosistem para pelaku UMKM untuk masuk di dunia transaksi menggunakan internet.

    “Pandemi saat ini selain merubah pola hidup masyarakat, ada sebuah peringatan keras atas penurunan jumlah pelaku UMKM yang tadinya sejumlah 64,7 juta pelaku usaha pada tahun 2019, di tahun 2020 turun drastis hingga menjadi 34 juta pelaku usaha. Tahun 2021 ini sudah sangat nyata di lapangan, terjadi peningkatan pengangguran dan penambahan jumlah rakyat miskin baik di kota maupun di desa”, kata Nevi mempringatkan.

    Nevi menambahkan, saat ini usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja dan memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat.

    “Dengan serba ketidakpastian kondisi ekonomi negara, proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat serta dorongan pertumbuhan ekonomi semakin terhambat,” ungkapnya.

    Meskipun pertumbuhan ekonomi triwulan II tahun 2021 dilaporkan meningkat, lanjut Nevi, namun itu hanya semu belaka karena dibandingkan dengan tahun 2020 yang kondisi negara sangat minus pertumbuhannya.

    “Membangun jaringan pasar hingga ekspor mesti dapat di rintis. Peran pemerintah akan sangat penting menjadi kunci utama berhasilnya kemajuan para UMKM untuk go internasional. Tantangan dan peluang UMKM untuk go Internasional adalah pembicaraan yang sangat menarik dan harus penuh dengan ke optimisan”, pungkas Nevi Zuairina

    Sumber : fraksi.pks.id

  • Dorong Ekonomi Desa, BUMDes Muktisari Ciamis Dirikan Bank Sampah

    Dorong Ekonomi Desa, BUMDes Muktisari Ciamis Dirikan Bank Sampah

    foto: galuh.id

    BUMDes Muktisari Desa Karyamukti, Banjaranyar Ciamis membentuk Bank Sampah dengan motto Sampah Jadi Uang, Lingkungan Bersih, Hidup Lebih Bermanfaat.

    Ketua Bumdes Muktisari, Oja, menyampaikan pembentukan Bank Sampah ini berawal dari Pemdes Karyamukti membuat program tentang kebersihan lingkungan.

    Setelah adanya program tersebut, Kepala Desa kemudian datang ke Bumdes menawarkan pendirian Bank Sampah.

    “Pak Kades lalu mengajak pihak Bumdes untuk survei ke Bank Sampah Ciamis,” ujar Oja saat galuh.id menemuinya, Sabtu (7/8/2021).

    Di Ciamis, pihaknya pun mendapat bimbingan dan arahan dari Manager Bank Sampah Induk Ciamis.

    “Saya diberi bimbingan dan arahan oleh Pak Kurnia dan Bu Devi tentang bagaimana cara mengolah dan mengelola Bank Sampah,” terangnya.

    Setelah mendapat bimbingan dan arahan, pihak BUMDes Muktisari pun tertarik untuk mendirikan Bank Sampah.

    Apalagi ketika dipadukan dengan program pemdes yang sesuai dengan visi misi Kepala Desa, yaitu BUMDes merupakan pilar perekonomian desa.

    “Di situ kita lihat ada nilai usahanya. Nah, tentunya ketika BUMDes mendirikan Bank Sampah sudah jelas nyambung. Sebab BUMDes itu adalah badan usaha desa,” jelasnya.

    Lanjut Oja, yang ia garis bawahi adalah usahanya. Dalam artian, BUMDes harus berusaha agar mendapatkan keuntungan.

    “Keuntungan itu nantinya ya untuk PAD dan lain sebagainya. Itulah alasannya kenapa kita dirikan Bank Sampah,” ungkapnya.

    Meski belum genap satu bulan, namun pihaknya telah mampu mendistribusikan 700 buku tabungan warga yang menabungkan sampahnya ke BUMDes Muktisari.

    “Artinya, ada 700 orang yang peduli lingkungan yang masuk sebagai nasabah Bank Sampah,” tuturnya.

    sumber : galuh.id

  • Kemendikbudristek ajak masyarakat bangga gunakan produk inovasi bangsa

    Kemendikbudristek ajak masyarakat bangga gunakan produk inovasi bangsa

    foto : antaranews.com

    Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengajak masyarakat Indonesia untuk bangga menggunakan produk inovasi bangsa.

    “Kita harus membangun kebanggaan akan produk buatan Indonesia. Kita bangga dengan produk dalam negeri yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar negeri,” ujar Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof Nizam, dalam taklimat media peringatan Harteknas di Jakarta, Selasa.

    Dia menambahkan masyarakat perlu menghargai karya anak bangsa, membangun inovasi yang nantinya menumbuhkan ekonomi. Dengan kebanggaan tersebut, maka ekonomi Indonesia dapat tumbuh maju.

    Nizam menambahkan ke depan, inovasi merupakan pendorong utama kemajuan suatu bangsa. Oleh karenanya, tanpa ada kebanggaan akan sulit menghasilkan produk berbasis teknologi di dalam negeri.

    “Sekarang kita tidak bisa mengandalkan upah buruh yang murah ataupun kekayaan alam, tetapi lebih pada inovasi. Ini yang sangat perlu diakselerasi dengan memanfaatkan sumber daya yang ada,” tambah dia.

    Tema yang diangkat pada Harteknas 2021 yakni “Gotong Royong Inovasi untuk Menguatkan Bangga Buatan Indonesia”, lanjut dia, sangat penting karena inovasi produk dalam negeri muncul dari kebanggaan akan produk lokal.

    “Meskipun produknya belum betul-betul siap, tapi kita dorong untuk siap. Hari ini kita melakukan FGD, mana inovasi yang siap untuk dihilirisasi kita akselerasi, tidak dari satu sisi tapi bersama-sama dengan mitra industri,” terang dia.

    Nizam menyebutkan ada empat hal yang dibahas pada diskusi kelompok terpumpun tersebut, yakni mengenai vaksin Merah Putih, laptop Merah Putih, kendaraan listrik, dan membangun ekosistem perkawinan massal perguruan tinggi dan industri sejak dini.

    Sumber : antaranews.com

  • Museum Papua di Gelnhausen Jerman, Bukti Warga Jerman Cinta Budaya Indonesia

    Museum Papua di Gelnhausen Jerman, Bukti Warga Jerman Cinta Budaya Indonesia

    foto : kemendikbud.go.id

    Indonesia bukanlah negara yang asing bagi masyarakat Jerman. Bahkan bagi sebagian warga Jerman, Indonesia sudah menjadi tanah air kedua mereka. Dr. Werner Weiglein misalnya, ia memiliki kecintaan besar akan kebudayaan Indonesia khususnya terhadap tanah Papua.
     
    Kecintaan Weilgen terhadap tanah Papua, ia buktikan dengan mendirikan Museum Papua di Hanauer Landstraße 32, 63571 Gelnhausen, Jerman. Museum ini terletak di komplek Palais Meerholz, di mana seluruh area dipenuhi dengan nuansa ornamen khas Indonesia, sehingga merepresentasikan keindahan dan kultur Indonesia dalam bangunan.
     
    Untuk itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin, Ardi Marwan bersama Fungsi Pensosbud KJRI Frankfurt, Risa Wahyu Surya Wardhani dan Ni Putu Anggraeni menyempatkan mengunjungi Museum Papua untuk melihat koleksi museum yang disimpan di sana.
     
    “Museum ini sangat luar biasa. Ada lebih dari 800 artefak budaya dari Papua yang disimpan di sana,” disampaikan Ardi saat berkunjung ke Museum Papua pada Rabu (16/6).
     
    Ardi menuturkan koleksi-koleksi Museum Papua meliputi berbagai budaya masyarakat Papua dimulai dari patung, jimat, topeng, dan berbagai benda-benda budaya masyarakat di pulau paling timur Indonesia tersebut.
     
    Ardi menjelaskan, Weiglein adalah seorang antropolog, peneliti, petualang, dan pengusaha yang begitu mencintai Indonesia dan Papua. “Weiglein telah berkeliling mengumpulkan objek dan artefak dari Papua sejak 1979 silam dan ia juga mendirikan usaha travel di wilayah pegunungan Papua dengan hampir keseluruhan pegawainya adalah masyarakat lokal Papua,” takjubnya.
     
    Menurut Ardi, dalam kunjungannya ke Museum Papua di Jerman ini dapat membuka peluang Rumah Budaya Indonesia yang dinaungi oleh KBRI Berlin berkolaborasi dengan Museum Papua Gelnhausen. “Kami dapat melihat ada potensi untuk menggelar pertunjukan budaya atau kegiatan lainnya di sana,” harap Ardi.
     
    Selanjutnya, Ardi menyampaikan bahwa Museum Papua telah mendapatkan perhatian dari pemerintah Indonesia sejak 2015 lalu dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Periode 2014-2016, Anies Baswedan, pada 11 Oktober 2015.
     
    “Saat itu, Mendikbud Anies hadir pada acara Frankfurt Book Fair 2015, di mana Indonesia menjadi Guest of Honour atau Tamu Kehormatan. Didampingi Dubes RI untuk Republik Federasi Jerman saat itu, Fauzi Bowo dan Wali Kota Gelnhausen Thorsten Stolz,” ungkap Ardi.
     
    Setelah peresmian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Periode 2016-2019, Muhadjir Effendy didampingi Duta Besar RI untuk Republik Jerman Arif Havas Oegroseno juga berkesempatan mengunjungi Museum Papua pada 5 September 2018 (Ardi Marwan/Dennis Sugianto).
    Sumber : kemendikbud.go.id

  • Doktor Salim: Jadikan Tahun Baru Hijriyah Sebagai Momentum Muhasabah Individu, Sosial, dan Bernegara

    Doktor Salim: Jadikan Tahun Baru Hijriyah Sebagai Momentum Muhasabah Individu, Sosial, dan Bernegara

    foto : rm.id

    Ketua Majelis Syura PKS, Dr. Salim Segaf Al Jufri  hadir dan memberi arahan dalam acara Muhasabah dan Doa Muharram 1443 H dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah yang diselenggarakan oleh DPP PKS secara virtual, pada Senin (9/8/2021).

    Dalam arahannya, Dr. Salim memberikan tausiyah agar tahun baru Hijriyah sebagai ajang muhasabah, ia pun menuturkan tiga level muhasabah yang bisa dilakukan, yakni muhasabah level individu, sosial, dan kebangsaan.

    “Dalam  momen tahun baru Hijriyah ini penting kiranya untuk melakukan muhasabah khususnya dalam menghadapi pandemi covid 19 ini, tiga level muhasabah yang bisa kita lakukan, pertama muhasabah individu, lalu sosial, dan bernegara,” tutur Doktor Salim.

    “Pada level individu, maasing-masing kita harus melakukan muhasabah pada dirinya, untuk banyak bersyukur dan sabar, khususnya dalam kondisi pandemi covid ini, melatih muhasabah kita, agar banyak bersyukur dan bersabar, karena masih banyak kenikmatan-kenikmatan lain dari Allah yang kita rasakan, dengan adanya ujian ini bukan semakin jauh kepada Allah, justru semakin mendekat dan berlari menuju Allah SWT,” lanjutnya.

    Ia juga menjelaskan permasalahan sosial negara yang kompleks khususnya dalam menghadapi wabah pandemi, bisa memunculkan solidaritas sosial, untuk membangun ketahanan nasional.

    “Permasalahan sosial kita sangat kompleks, masalah ekonomi, ketahanan keluarga,kesehatan,  pendidikan, sangat banyak, para pakar dan ahli pandemi mengatakan varian delta di negeri kita kasus harian dan kematian terbesar di ASEAN dan Asia, dan kita dapatkan negara kewalahan, rumah sakit, kewalahan, tenaga medis kewalahan,” kata Doktor Salim.

    “Disini pentingnya memunculkan solidaritas sosial nasional, ini modal penting untuk membangun ketahanan nasional kita, dan dengan ketahanan nasional itu menjadi bekal menghadapi berbagai masalah yang akan dihadapi bangsa ini,” tegasnya.

    Doktor Salim juga menyoroti tata kelola negara dalam menghadapi wabah covid 19 yang menurutnya masih banyak kekurangan.

    Sistem dan kebijakan pembangunan negara secara umum, sangat kompleks dan bermasalah, dan saat ini kita tidak perlu menyalahkan satu sama lain, saatnya kita melakukan evaluasi, ini negara kita, ini bangsa kita, banyak ketimpangan disana sini, ini tugas kita bersama,” ujar Doktor Salim.

    Lebih lanjut, ia mengapresiasi para kader PKS yang telah aksi solidaritas nasional dengan membuat berbagai program yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

    “Saya mengapresiasi para kader PKS dalam membangun solidaritas nasional , saya sangat senang dan bangga, tadi saya dengar dari saudara Presiden Ahmad Syaikhu, program-program yang sangat indah, diantaranya tebar 1,7 juta paket sembako dan potong gaji anggota dewan, semoga Allah SWT mencatat itu sebagai amal shalih di hari kemudian kelak,” pungkasnya.

    Sumber : pks.id

  • Rakor Komite Penanganan Covid- 19, Kabupaten Ciamis Masih Berada di Zona Risiko Tinggi

    Rakor Komite Penanganan Covid- 19, Kabupaten Ciamis Masih Berada di Zona Risiko Tinggi

    Foto : Kicaunews.com

    CIAMIS — Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Dr. H. Tatang M.Pd beserta Forkopimda mengikuti rapat koordinasi komite penanganan Covid-19 dan PED Jawa Barat secara virtual di ruang ULP Setda Ciamis, selasa (10/08/2021).

    Dalam paparanya Sekretaris Daerah Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja menyampaikan bahwa Kabupaten Ciamis termasuk dari 12 Kabupaten/Kota yang berada di zona resiko tinggi atau zona merah.

    “Untuk minggu ini terdapat 12 Kabupaten/ Kota yang berada di zona resiko tinggi termasuk diantaranya Kabupaten Ciamis,” ungkap Sekda.

    Sementara untuk Bed Occupancy Rate (BOR) Kabupaten Ciamis saat ini turun menjadi 55,48% dari minggu sebelumnya yang menduduki peringkat tertinggi di Jawa Barat dengan 77,24 persen.

    “Terdapat 5 Kab/Kota dengan BOR tertinggi saat ini yaitu tertinggi pertama Kab. Tasikmalaya selanjutnya Kab. Ciamis, Kab. Pangandaran, Kab. Majalengka dan Kab. Bogor, ” Jelasnya.

    Meski begitu Sekda Jabar menerangkan secara keseluruhan tingkat keterisian tempat tidur isolasi Covid 19 di rumah sakit (BOR) pertanggal 9 Agustus 2021 mengalami penurunan menjadi 40.33%.

    Selanjutnya terkait PPKM darurat, Sekda menerangkan berdasarkan Inmendagri no 30 tahun 2021 terdapat 12 Kabupaten/Kota di Jabar yang berada di level 4, 14 Kab/Kota di level 3 dan satu kabupaten berada di level 2 yaitu Kabupaten Tasikmalaya.

    Setiawan melaporkan tingkat kasus aktif di Jawa Barat periode tanggal 9 Agustus 2021 turun 1.07% dari minggu sebelumnya.

    “Kami melaporkan, kasus aktif saat ini turun 1.07%, tingkat kesembuhan naik 1.06% dan tingkat kematian naik 0.01%, ” Paparnya.

    Sementara itu untuk tingkat kepatuhan memakai masker 87.37% dan kepatuhan jaga jarak 83.51%.

    Terkait vaksinasi Ia mengatakan kecepatan rata-rata vaksinasi di Jawa Barat adalah 146.237 vaksinasi perhari sedangkan kecepatan vaksinasi idealnya harus 456.477 perhari.

    “Dengan kecepatan saat ini maka vaksinasi Jawa Barat akan selesai pada 1 November 2022, ” Ujarnya.

    Beliau menerangkan untuk dapat selesai 31 desember 2021 memerlukan tambahan vaksin sebanyak 76.216.350 dosis vaksin.

    Gubernur Jabar Mochammad Ridwan Kamil menghimbau untuk tetap menjaga momentum dari turu nnya kasus dan tidak cepat berpuas diri sehingga menjadi lalai terhadap protokol kesehatan.

    “Alhamdulillah minggu ini kita mengalami penurunan kasus, saya titip untuk tetap menjaga momentum dan tidak cepat berpuas diri, sehingga kasus menjadi kembali naik, ” Ucapnya.

    Beliau juga berpesan pada semua pihak baik bupati/walikota, TNI, POLRI agar dsipilin dalam memasukan data ke daftar yang menjadi acuan pusat agar tidak terdapat kekeliruan.

    “Terkait data, minggu ini kita bersih-bersih data, saya minta Kabupaten/Kota untuk menghitung ulang , dan masing-masing tolong di klirkan baik data kasus aktip, data vaksin dan lainya,” Terangnya.

    Sumber : Kicaunews.com

  • Silaturahmi ke Fraksi,  Humas DPD PKS Ciamis Siap Sampaikan Informasi Aleg

    Silaturahmi ke Fraksi, Humas DPD PKS Ciamis Siap Sampaikan Informasi Aleg

    CIAMIS — Humas DPD PKS Ciamis melakukan kunjungan ke fraksi PKS di gedung DPRD Ciamis, pada Selasa (10/08/2021)

    Harry Mulyadi, S.IP, ketua bidang humas, mengatakan tujuan kunjungan ini dalam rangka menyampaikan program-program strategis kehumasan kepada fraksi.

    “Ini dalam rangka mengsinkronkan program humas dengan peogram dan agenda anggota legislatif, ” ungkap hari.

    Kala itu, bidang humas disambut oleh Tarsidin selaku ketua fraksi. Tarsidin mengucapkan terima kasih atas kedatangannya, ia pun menyambut baik atas maksud dan tujuan bidang humas.

    Dikatakan Tarsidin, bahwa hari selasa adalah hari aspirasi fraksi PKS ciamis, terbuka untuk siapa saja, untuk menampung aspirasi, seperti yang dilakukan oleh dari bidang humas ini.

    “Ini merupakan terobosan bidang humas, saya sangat mengapresiasi, semoga program humas yang disampaikan tadi, bisa terealisasi dengan baik, ” kata Tarsidin.

    Sementara itu, menurut H. Uus Rusdiana, S.E. sekertaris fraksi, menyampaikan bahwa sebenarnya bidang humas itu tugasnya banyak, “karena saya dulu pernah di bidang humas juga, ” kata Uus

    “Tapi saya yakin bidang humas periode kali ini lebih kompak, jadi sebanyak apapun dan seberat apapun programnya, kalau dikerjakan bersama, hasilnya akan luar biasa” Ungkap Uus seraya memotivasi seluruh anggota humas.

    Maman Nurjaman

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai